Anies-Sandi Menang. Lalu Apa?

Kekalahan Ahok-Djarot pada 19 April 2017 lalu dapat dikatakan keluar dari kecenderungan Pilkada di Indonesia, terutama dalam dua hal. Pertama, tingkat kepuasan yang sangat tinggi terhadap kinerja petahana ternyata tidak mampu dikonversi menjadi kemenangan. Kedua, Paslon yang menang pada putaran pertama ternyata dapat kalah pada putaran kedua.

Prasangka primordial, yang telah diembuskan oleh para penantang mereka sejak awal, jelas berkontribusi penting terhadap kekalahan Ahok-Djarot. Namun, ini bukanlah satu-satunya faktor. Sejak putaran pertama, Ahok-Djarot tidak memperoleh dukungan memadai dari kelompok menengah ke bawah, antara lain karena kebijakan Pemprov yang dipandang tidak memihak kepentingan mereka.

Pada sisi Anies-Sandi, dengan memanfaatkan prasangka primordial, mereka juga mampu mengonsolidasikan kekuatan di luar partai-partai politik pendukung. Sebaliknya, Ahok-Djarot tidak memperoleh dukungan berarti selain dari jaringan formal Parpol. Kelompok muda, Ormas moderat, kalangan profesional, masih kalah jumlah dan loyalitas dibandingkan pendukung Anies-Sandi.

Meskipun demikian, setelah kemenangan mereka, Anies-Sandi tidak akan bisa terus bertahan dengan retorika anti-kebhinnekaan. Dengan kekuasaan di tangan, mereka mungkin akan menjadi lebih pragmatis mengakomodasi kepentingan kelompok yang lebih luas. Kebijakan populis mereka pun akan mulai mendapat tantangan dari sisi anggaran, sementara prioritas mereka harus dikompromikan dengan kekuatan politik di DPRD. Tanpa pergeseran semacam itu, Anies-Sandi akan sulit menghadapi tekanan politik.

Selanjutnya, Anies-Sandi mesti memulihkan solidaritas warga Jakarta yang sempat dikoyak prasangka primordial. Segera susun strategi transisional untuk hari-hari awal pasca-pelantikan. Bangun komunikasi yang baik dengan segenap kekuatan politik, termasuk yang ada di DPRD maupun pada level civil society. Kembangkan kebijakan yang progresif, toleran, dan adil menuju Jakarta yang modern dan beradab.

Arif Susanto
[email protected]

Share this entry:
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *