Entries by editor ersa

Review Debat Keempat Capres

Debat keempat dalam rangkaian proses Pemilu presiden-wakil presiden pada 30/3/2019 nyaris tidak memunculkan hal baru. Debat dimulai dengan ritme yang lebih lambat dibandingkan debat Jokowi-Prabowo terdahulu, tetapi cukup dinamis saat membahas isu pertahanan dan keamanan. Secara umum performa Jokowi kurang optimal, sedangkan performa Prabowo cenderung stagnan. Dalam isu ideologi, keduanya bersepaham dan menegaskan komitmen bahwa […]

Korupsi [Partai] Politik

Partai-partai politik terus terjerat korupsi. Gejala ini akan terus berulang sejauh tidak terdapat perubahan mendasar dalam infrastruktur politik nasional. Pertama, pelembagaan politik di tubuh Parpol lemah. Salah satu bentuknya adalah buruknya otonomi kelembagaan, karena Parpol bergantung pada sentralitas ketokohan elitenya. Hal ini terkait dengan faktor kedua, yaitu budaya patronase. Dengan pemusatan kekuasaan dan kuatnya personalitas, […]

Review Debat Cawapres 2019

Secara umum kualitas Debat Cawapres pada 17 Maret 2019 lalu kurang mengesankan. Dengan ritme cenderung lamban, tidak terjadi adu gagasan yang membuat calon pemilih dapat membedakan secara diametrikal tawaran alternatif kebijakan. Pada sesi awal, kedua kandidat terkesan bermonolog di hadapan pendukung masing-masing; sedangkan pada sesi tengah, keduanya terkesan sedang bertanya-jawab. Debat Cawapres berjalan semakin monoton […]

Pembatasan Konstitusional Atas Kebebasan

Mahkamah Agung menolak kasasi Hizbut Tahrir Indonesia atas keputusan pembubarannya oleh pemerintah. Apakah negara memang berwenang untuk melarang operasi suatu organisasi? Integrasi merupakan suatu kebutuhan berkelanjutan bagi setiap negara. Berhadapan dengan fakta perbedaan dan kebutuhan persatuan, negara tidak harus memilih. Tantangan suatu negara justru adalah bagaimana menjaga soliditas integrasi tanpa harus kehilangan kemajemukan. Tantangan tersebut […]

Menyemai Harapan, Memupus Kecemasan

Harapan publik ialah penjaga terbaik keberlangsungan politik. Melalui harapan tumbuh kepercayaan, yang kemudian menggerakkan suatu tindakan bersama politik. Pemilu memberi kita suatu momentum untuk merumuskan harapan dan meneguhkan kepercayaan silang. Namun, kontestasi elektoral yang cenderung konfrontasional dapat menipiskan optimisme dan meretakkan solidaritas. Narasi kecemasan bersama semburan kebohongan tidak saja menghasilkan masyarakat yang pesimistis, kegusaran yang […]

Tenggelamnya Politik Progresif

Dalam dinamika politik kontemporer, kekuatan politik progresif tampak menyusut signifikansinya. Progresivisme politik kini menghadapi tantangan ganda konservatisme di dalam ataupun di luar kekuasaan, yang mengutamakan perolehan sepihak kekuasaan. Merebut kendali diskursus politik menjadi pintu masuk pengarusutamaan ide-ide progresif bagi kemajuan demokrasi Indonesia. Alas Indonesia dibangun dari pemikiran-pemikiran progresif, yang mengangankan bukan semata kebebasan, melainkan juga […]

Sang Negarawan

Terimpit bertumpuk masalah sejak lama, Indonesia mendambakan sosok negarawan muncul dalam setiap Pemilu, termasuk Pemilu 2019. Sebagai sosok yang bijak dan adil, seorang negarawan bersimpati pada situasi yang dihadapi rakyat, menghadirkan solusi berimbang atas masalah bersama, dan kekuasaannya kukuh karena lekat dengan integritas. Melampaui Cinta Diri “Setiap orang awalnya dan utamanya, tutur Adam Smith, memerhatikan […]

Merindukan Keterlibatan Sosial

Kita masih mengingat aksi-aksi voluntarisme selama Pemilu Presiden 2014 yang mengesankan. Selain menunjukkan bekerjanya keterlibatan sosial, hal serupa juga menandakan bahwa kita memiliki modal sosial yang berpotensi memajukan demokrasi Indonesia. Namun, berhadapan dengan pertarungan politik yang sengit dan kasar, agenda-agenda pembaruan politik cenderung terabaikan. Kini, di tengah meredupnya kegairahan politik dan merebaknya kebencian, kita merindukan […]

Debat Pertama Capres Cawapres

Debat pertama Capres Cawapres semalam cenderung kurang gereget. Tidak terdapat adu argumentasi yang diametrikal di antara kedua pasang kandidat, yang cukup menonjol justru adalah adu insinuasi lewat sindiran-sindiran menohok. Di luar itu, gaya dan penampilan kedua pasang kandidat tampak menarik mengesankan mereka memberi perhatian pada citra diri. Bahkan ketika KPU memberikan semacam bocoran soal demi […]