Memunculkan Tokoh Negarawan dan Berintegritas

Dari setiap pemilu, baik nasional ataupun lokal (pilkada), kita berharap munculnya para pemimpin yang berjiwa negarawan dan memiliki integritas yang baik. Faktanya, harapan itu masih jauh panggang dari api.

Kondisi memprihatinkan ini terlihat dari fakta bahwa mayoritas kepala daerah hasil pilkada langsung menjadi pelaku korupsi, banyak anggota DPR dan DPRD yang juga terjerat korupsi, langkah-langkah anggota DPR tidak mencerminkan diprioritaskannya kepentingan negara dan bangsa, dan minimnya kinerja legislasi yang terlihat dari sedikitnya RUU, terutama RUU prioritas  yang selesai dibahas.

Fenomena diatas memperlihatkan harapan munculnya para pemimpin yang berjiwa negarawan dan berintegritas belum terwujud. Pemilu, baik nasional ataupun daerah, belum menjadi filter negarawan dan integritas.

Karena itu, tugas setiap elemen bangsa ini ke depan, terutama para pemegang otoritas, adalah bagaimana memunculkan tokoh yang berjiwa negarawan dan memiliki integritas. Berbagai pihak, mulai dari DPR, penyelenggara pemilu, akademisi, NGO, sampai setiap warganegara handaknya turut berperan serta menciptakan kondisi di mana rekrutmen pemimpin menjadi ajang untuk terpilihnya sosok-sosok negarawan dan bertintegritas.

Para legislator di DPR yang sedang merevisi undang-undang terkait Pemilu hendaknya mampu menciptakan undang-undang yang bisa menjadi filter bagi terpilihnya sosok negarawan dan berintegritas. Begitu juga penyelenggara pemilu, proses pemilu yang dilakukan harus bisa menjadi filter tersebut. Berbagai aturan teknis kepemiluan seperti PKPU dan Perbawaslu harus bisa menjadi filter terpilihnya sosok negarawan dan berintegritas.

Kaum akademisi, NGO, dan masyarakat hendaknya menjadi pengawas dan pemantau dalam berbagai proses rekrutmen kepemimpinan republik sehingga proses rekrutmen tersebut berjalan jujur dan adil sehingga menghasilkan para pemimpin yang berjiwa negarawan dan berintegritas.

Share this entry:
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *