Ilustrasi. Meredakan Tegangan Usai Pemilu

Meredakan Tegangan Usai Pemilu

Pertemuan Jokowi berturut-turut dengan Zulkifli Hasan dan AHY menunjukkan relatif cairnya hubungan Jokowi dengan elite partai-partai koalisi pendukung Prabowo. Hal ini memberi sinyal positif bagi meredanya tegangan politik usai Pilpres. Selain itu, terbuka pula peluang perubahan konfigurasi koalisi, seperti yang terjadi usai Pilpres 2014.

Pada Pemilu lalu, PAN dan Demokrat dikenal menerapkan double track strategy. Pertemuan dengan Jokowi tampak konsisten dengan strategi ganda mereka untuk mempertahankan pengaruh di DPR tanpa kehilangan peluang untuk mendapatkan bagian kekuasaan di pemerintahan, sekaligus menjaga kekuatan kompetitif mereka untuk menyongsong kontestasi lebih kuat pada 2024.

Dalam jangka pendek, jelas hal ini menguntungkan semua pihak. Di tengah buntunya komunikasi dengan Prabowo, keberhasilan Jokowi untuk membangun secara lebih baik jalan komunikasi dengan kekuatan lain oposan dapat menurunkan tensi politik. Jalan rekonsiliasi kian jelas seandainya tidak ada pihak yang ingin menang sendiri dan berbesar hati menerima hasil resmi yang segera disampaikan KPU.

Dalam jangka menengah, kebuntuan politik dapat diurai lebih baik lewat hubungan efektif antara pemerintah dan partai-partai pendukungnya di DPR. Hubungan baik tersebut dapat berkembang lebih lanjut jika unsur-unsur PAN atau Demokrat diakomodasi dalam kabinet. Namun, hal ini tidak menjamin bahwa pemerintah dapat mewujudkan secara efektif janji kampanye mereka.

Dalam jangka panjang, dinamika politik berkemungkinan menjadi lebih ketat karena kita lantas memasuki fase awal persiapan untuk menyongsong lahirnya generasi baru pemimpin nasional. Partai-partai dan sejumlah elite mereka akan berusaha meniti tegangan antara bekerja sama dan berkompetisi secara simultan sembari berusaha menimbun sumber daya dan menanam simpati pada publik pemilih.

Jika tidak dikelola secara cermat, tegangan politik lima tahun terakhir akan terus berlanjut dan bahkan dapat meninggi. Namun, jika elite politik bersedia menimbang kepentingan lebih besar bangsa, kiranya mereka akan berusaha menemukan jalan konsensus.

Arif Susanto, Analis Politik Exposit Strategic
arifsusanto@expositstrategic.com

Share this entry:
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *