Target Pertumbuhan Ekonomi 2018

Target pertumbuhan ekonomi 2018 sebesar 5,4 persen termasuk ambisius. Bukan berarti bahwa target tersebut mustahil tercapai, melainkan itu menuntut kerja keras, terutama dalam hal reformasi struktural, investasi, kinerja ekspor, dan konsumsi. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak mungkin menggantungkan pada konsumsi, apalagi jika terdapat ketimpangan antar-kelompok ekonomi.

Pertumbuhan dan distribusi ekonomi mungkin dapat terbantu oleh pembangunan infrastruktur yang kini digalakkan. Namun, pemerintah harus ekstra hati-hati dengan peluang inefisiensi serta korupsi yang membayangi. Apalagi sebagian pembiayaan berasal dari utang, yang kini telah lebih Rp 3.600 T dengan Rp 390 T di antaranya segera jatuh tempo tahun depan.

Selain mengontrol utang, tantangan besar kita adalah mengendalikan inflasi dan meningkatkan pemasukan pajak dengan target moderat. Sentimen positif kenaikan peringkat S&P dan kecenderungan pertumbuhan positif kawasan dapat menjadi insentif. Dengan gambaran umum tersebut, ruang ekspansi ekonomi nasional sebenarnya terbuka, tentu dengan tingkat kehati-hatian yang ekstra.

Pada sisi lain, terdapat tantangan politik yang memengaruhi stabilitas, yang dibutuhkan bagi pertumbuhan ekonomi. Koordinasi bidang Polhukham amat krusial. Saya percaya, dengan power grip yang lebih baik, pemerintah dapat menangani masalah ini lebih baik dibandingkan sebelumnya. Artinya, tidak terdapat alasan memadai untuk bersikap pesimis, sejauh konsolidasi kekuasaan berjalan baik.

Arif Susanto
[email protected]

Share this entry:
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *